Thursday, September 28, 2006

Tuesday, September 26, 2006

3rd Day

Dah macam menghitung hari la pulak ek...tapi begitu la pantas nya masa berlalu...

Demi masa...
sesungguh nya manusia itu dalam kerugian..
kecuali orang-orang yang beriman dan beramal soleh dan mereka pula berpesan-pesan dengan kebenaran serta berpesan-pesan dengan sabar...

al-asr

semalam berniaga..memula tu hujan..lebat gak..dalam hati terfikir abis la bisnes hari ni..cepat-cepat beristifar..rezeki allah yang bagi....jangan fikir yang buruk..dan alhamdulillah..bisnes berjalan macam biasa...alhamdulillah..sesungguhnya allah maha mengetahui sedang kan aku tidak tahu walau sedikit pun rahsia nya...

semoga hari ni lebih baik dari semalam...aamiiin...

Monday, September 25, 2006

2nd day

Assalamualaikum...

Masuk hari kedua berpuasa...

Gua berniaga bazaar ramadhan...jual kebab..semalam dah start dah..alhamdulillah jualan hari pertama memberangsang kan...tak tau lah pulak hari ni...moga-moga hari ni lebih baik dari semalam...

Meletih kan..tapi menyeronokkan..GO GO chaiyok...

Friday, September 22, 2006

Ujian untuk menjadi lebih Mulia

Kata orang, hidup ini layaknya roda kehidupan. Kadang berada di atas, kadang berada di bawah. Ada pula yang bilang hidup ini seperti ombak di pantai. Kadang tenang, namun tak jarang pula menghantarkan gelombang yang begitu kencang. Apa pun perumpamaan manusia terhadap kehidupan ini, intinya adalah hidup ini takkan setenang air di dalam kolam. Akan ada goncangan-goncangan, hambatan-hambatan, dan ujian-ujian yang bermacam-macam bentuknya.

Terkadang manusia seringkali merasa tidak mampu untuk menghadapi cobaan-cobaan hidup. Bahkan banyak pula yang tak menyadari bahwa semua nikmat dan semua ujian itu hanya berasal dari satu sumber. Semua itu berasal dari pemilik seluruh jiwa-jiwa manusia dan penguasa seluruh hati-hati manusia, yaitu Allah, Sang Maha Kuasa. Parahnya, ada juga yang menyesali diri sendiri, menganggap nasib diri terlalu sial, sehingga tak pernah mendapatkan kebahagiaan dalam hidup.

Mungkin anda pernah dengar cerita sebuah cangkir cantik yang dipajang di sebuah etalase toko. Sebelum berada di sana, ia hanyalah seonggok tanah liat yang sama sekali tidak dihiraukan orang. Kemudian seorang pengrajin mengambil dirinya, membentuk tanah liat itu, kemudian membakarnya di dalam perapian. Sang tanah liat sempat marah dan benci terhadap perlakuan yang diterimanya. Ia harus menahan sakit dan kepanasan. Tak sampai di situ, ia harus rela dicat dengan berbagai warna, kemudian dibakar lagi. Segala macam perlakuan sungguh tidak mengenakkan baginya. Namun apa yang terjadi, setelah semua proses selesai, sang tanah liat mendapati dirinya telah menjadi sebuah cangkir cantik. Ia bukan lagi seonggok tanah liat yang bau, tapi ia telah menjadi sosok baru dan tentu saja lebih baik.

Mungkin kita sebagai manusia, seringkali berpikir seperti tanah liat tadi. Ujian-ujian yang mendatangi di setiap detik kehidupan selalu ditanggapi dengan ketidaksabaran, keluh kesah, dan ketidakikhlasan. Tak jarang mungkin di antara kita merasa terlalu dibebani dengan amanah-amanah, merasa hanya diri sendiri yang diberi ujian, sedang orang lain bisa bersenang-senang, dan ada juga yang justru berhenti dan tidak mau lagi berbuat karena merasa terlalu lelah, fatigue, dan kecewa. Belum lagi kondisi lingkungan, keluarga, dan teman-teman yang seringkali cuek, tidak perduli, dan sibuk dengan urusan masing-masing.

Tapi cobalah kita lihat kisah si gelas cantik tadi. Lihatlah, betapa setelah semua proses berlalu, seonggok tanah liat telah menjadi sebuah gelas cantik. Betapa indahnya perubahan itu. Saat ini anda mungkin sedang diuji berbagai macam masalah, mulai dari masalah di keluarga, orang tua, teman-teman, tempat kerja, bahkan amanah dakwah sekalipun, tapi percayalah bahwa Allah sedang membentuk anda. Bisa jadi anda tidak menyukai bentukan itu, tapi anda harus sabar. Bukankah selalu ada kemudahan setelah kesusahan? Ingat, awan tak selamanya mendung, sekali waktu ia akan cerah berawan menaungi langit. Bahkan angin topan pun tak selamanya meniupkan angin kencangnya, pada waktunya ia akan tenang dan reda kembali.

Dulu, seorang teman pernah bilang, kalau merasa diri sedang mendapatkan ujian yang begitu berat, berbaik sangkalah kepada diri sendiri dan kepada Allah. Ingat bahwa Allah selalu menurut persangkaan hamba-Nya. Anggap saja saat diuji dengan berbagai masalah, anda sedang dalam masa ujian layaknya anak sekolah. Untuk bisa naik tingkat, harus ada ujian untuk menguji kesiapan. Makin tinggi tingkat, makin tinggi pula level kerumitan ujian yang diberikan. Percayalah, kalau anda berhasil menghadapi ujian ini, anda akan berhasil naik tingkat di mata Allah, menjadi mukmin sejati. Allah tidak akan memberikan suatu ujian sesuai dengan kemampuan hamba-Nya. Kalau Allah saja yakin kita mampu, masa kita sendiri tidak yakin dengan kemampuan diri?

Buat saudara-saudaraku yang saat ini sedang diuji oleh Allah, apapun bentuk ujian itu, bergembiralah dan bersabarlah. Bergembira karena ujian berarti Allah masih peduli dan sayang kepada kita, untuk itu ia memberikan ujian agar kita lebih kuat, lebih bijak, dan lebih mulia. Allah ingin kita menjadi lebih baik di hadapan-Nya. Setelah itu, bersabarlah karena sesungguhnya kesabaran akan membuahkan ketenangan jiwa, kekuatan hati, dan sungguh Allah selalu bersama orang-orang yang sabar. Bersabarlah, karena Allah tidak akan meninggalkan hamba-Nya yang beriman, justru manusia lah yang seringkali meninggalkan sang penciptanya.
Apakah yang diperoleh orang-orang yang telah kehilangan Allah dari dalam dirinya? Dan apakah yang harus dicari oleh orang-orang yang telah menemukan Allah di dalam dirinya? Sungguh antara yang pertama dan kedua tidak akan pernah sama. Orang kedua akan mendapatkan segalanya, dan orang pertama akan kehilangan segalanya. **

Wallahualam

Thursday, September 21, 2006

Ah lan Wasahlan ya Ramadhan...

Assalamualaikum..

Marhaban Ya Ramadhan...Marhaban Ya Syahral Quran...Marhaban Ya Syahrash Shiyam....

Dalam hadits yang sudah sedia kita maklumi diceritakan Junjungan s.a.w. telah naik ke mimbar, setiap menaiki tiga anak tangga mimbar Junjungan s.a.w.mengucapkan aamiin. Perbuatan Junjungan ditanyai para sahabat.

Junjungan s.a.w. menjawab:-Jibril mendatangiku sewaktu aku menaiki anak tangga pertama, dia berkata:-

"Celakalah seorang hamba yang tidak memakmurkan bulan Ramadhan sehingga dosa-dosanya tidak diampuni.

" Aku pun berkata:-"Aamiin".

Pada anak tangga kedua, dia berkata:

"Celakalah seorang hamba yang tidak berkhidmat kepada orang tuanya sehingga dia tidak dimasukkan ke syurga.

" Aku pun berkata: "Aamiin.

"Pada anak tangga ketiga, dia berkata:

"Celakalah seorang hamba yang mendengar namamu disebut, namun dia tidak bersholawat untukmu.

" Aku pun berkata: "Aamiin".

Nah saudara, jangan sampai kita terkena malapetaka besar ini. Isikan Ramadhan dengan sebaiknya, hendaklah sentiasa berbakti kepada orang tua kita, dan jangan lupa sentiasa membasahi lidahmu dengan sholawat

Tinggal beberapa hari jerk lagi kita akan menemui bulan yg penuh dengan keberkatan...bulan turun nya al-quran...bulan yang penuh dengan kemuliaan...Hari jumaat ni tgk anak bulan..Yang pasti nya hari ahad ni kita puasa...

Keseronokan Ramadhan itu sangat aku rindu kan...Terlalu banyak keistimewaan yang tak dapat aku hurai dan gambar kan dengan perkataan..waktu malam hari yg cukup tenang walaupun aku tinggal di bandar yang hiruk pikuk ni...alhamdulillah..

Harap-harap kali ini aku lebih mengganda kan amalan2 aku...selamat datang ya ramadhan..aku merindui mu...

Friday, September 15, 2006

A brand new day Again?

assalamualaikum......


Yuhuuu....Adakala nya aku tertanya-tanya dari mana datang nya rasa itu..Dari mana datang nya perasa itu..dan dari mana datang nya perasaan itu...Ia bukan datang seperti di paksa-paksa...ia datang secara rela dan kita seakan merela kan nya...Tatkala bila aku duduk keseorangan..Andai yg datang itu manis aku tersenyum tapi ada yg datang itu pahit berkerut muka menahan rasa pedih itu...Sebagai manusia aku tidak dapat lari dari meluah kan sesuatu kepada sesuatu untuk mendapat kan sesuatu..tapi adakala nya aku melebihi garis-garis sempadan itu dalam meluah kan sesuatu...dan natijah nya memakan diri aku sendiri..persolanan ini selalu berlegar-legar..antara ingin meluah kan atau ingin aku pendam kan sahaja...tapi adakala nya secara otomatis nya ia akan terluah dengan sendiri nya...kerana aku ini bukan seorang pelakon yang baik...



Pada dasar kehidupan manusia ini sama..aku,kau,dia,kita dan mereka itu sama..namun apabila diri kita sendiri yang mewujud kan garis panduan maka aku,kau,dia,kita dan mereka berbeza...kerana perbezaan itu di wujud kan oleh diri manusia itu sendiri..kita sendiri yang meletak kan di mana letak nya diri kita..kita pilih..kaya di dunia atau kaya di akhirat..penting dunia atau penting negeri akhirat?aku ada teringat bait-bait bicara ini...`jika kamu kejar dunia nescaya kamu takkan dapat akhirat,jika kamu kejar akhirat nescaya kamu dapat kedua-dua nya`...dan bertapa sukar nya nak mengejar negeri akhirat sedang dunia ini penuh dengan keseronokan..tapi ia sementara...aku tak sedar itu..tapi aku selalu mengigat kan diri aku iaitu yang paling hampir kepada aku ialah MATI...



Dan alhamdulillah...segala dugaan yang lepas2 tu aku dapat jugak mengatasi nya...walaupun pada ketika nya aku seakan tewas..aku hilang arah..seolah hilang segala-gala nya...tapi allah itu maha pemurah lagi maha mengasihani..dia bagi segala nikmat walau pun manusia itu sendiri tidak pandai untuk bersyukur dan berterima kasih...segala puji bagi allah tuhan sekalian alam...Dan hari ni aku bangkit dari pertiduran..semoga langkah ini terus laju...laju laju dan terus laju...semoga allah permudah kan segala-gala nya...aamiiin...

Monday, September 11, 2006

A Brand New Day

Assalamualaikum wbt...

Semoga sihat sejahtera hendak kepada pembaca yang budiman...Alhamdulillah hari ni gua rasa segar..alhamdulillah jugak la kerana semua nya dah berakhir dengan aman nya...

Dan dapat la gua menikmati hidup gua ni seperti biasa dan terus bersemangat untuk menempuh alam baru..dan gua akan berusaha..go go chai yok......

ok lah tak da apa nak di cerita kan..semoga allah memelihara dan melindungi orang2 yg gua sayang..selama nya tetap di hati...

Friday, September 08, 2006

Seandai nya cinta....

Terlebih dahulu gua nak mintak izin..gua amik catitan ni dari kawan gua iaitu HAJAR....sorry paste kan kat sini...


Seandainya Cinta....
Seandainya... Andainya Cinta Itu Hendak Diberi ..."Kasih manusia sering bermusim, sayang manusia tiada abadi.Kasih Tuhan tiada bertepi, sayang Tuhan janjiNya pasti"Itulah sedikit dari bait2 lagu Raihan. Lantaran kasih manusia yg sering bermusim dan sayangnya yg tak kekal lama, kita perlu sentiasa berwaspada terutamanya dlm memilih pasangan. Andainya sikit drpd cinta itu hendak diberi pada seseorang yg boleh digelar suami, pilihlah seorang lelaki yang...


1-Kuat agamanya.Biar sibuk macam mana, solat fardu tetap terpelihara. Utamakanlah pemuda yg kuat pengamalan agamanya. Lihat saja Rasulullah menerima pinangan Saidina Ali buat puterinya Fatimah. Lantaran ketaqwaannya yg tinggi biarpun dia pemuda paling miskin.

2-Baik akhlaknya.Ketegasannya nyata tapi dia lembut dan bertolak-ansur hakikatnya. Sopan tutur kata gambaran peribadi dan hati yang mulia. Rasa hormatnya pada warga tua ketara.

3-Tegas mempertahankan maruah. Pernahkah dia menjengah ke tempat2 yang menjatuhkan kredibiliti dan maruahnya sebagai seorang Islam..


4-AmanahJika dia pernah mengabaikan tugas yang diberi dengan sengaja ditambah pula salah guna kuasa, lupakan saja si dia.


5-Tidak borosDia bukanlah kedekut tapi tahu membelanjakan wang dengan bijaksana. Setiap nikmat yang ada dikongsi bersama mereka yang berhak.


6-Tidak liar matanyaPerhatikan apakah matanya kerap meliar ke arah perempuan lain yang lalu-lalang ketika berbicara. Jika ya jawabnya, dia bukanlah calon yang sesuai buat kamu.


7-Terbatas pergaulanSebagai lelaki dia tahu dia tak mudah jadi fitnah orang, tapi dia tak amalkan cara hidup bebas.


8-Rakan pergaulannya.Rakan2 pergaulannya adalah mereka yang sepertinya.

9-Bertanggungjawab Rasa tanggungjawabnya dapat diukur kepada sejauh mana dia memperuntukkandirinya utk parents dan ahli familynya. Jika parents nya hidup melarat sedang dia hidup hebat, nyata dia tak bertanggungjawab.


10-Tenang wajah Apa yg tersimpan dalam sanubari kadang2 terpancar pd air muka. Wajahnya tenang, setenang sewaktu dia bercakap dan bertindak.


"Berbahagialah kamu jika diintai calon yang demikian sifatnya..."

Thursday, September 07, 2006

Sakit jiwa

Assalamualaikum...

Hari ni hari khamis...Kena keje shift malam ganti member yang bercuti untuk kawin..Pepagi lagi dah ada peristiwa yang tidak enak...Air tak da!!!!!uuwaaaa cam mana nak solat ni....gua putar2 tak kuar air..aduhh!!!

Perkara yang kedua...ini yang menariknya ni...mungkin gua yang bangang pergi telefon mamat kerek tu nak wat per?Yerlah gua tipon pun time orang solat subuh..tak tau la pulak lom bangun lagi..mungkin solat lewat kot..tapi masih ada orang yang masih boleh meng`cover` mamat tu..gua di persalah kan kerana tipon orang tak kena time...yer lah salah gua...

Perkara yang ketiga...Salah ke gua kalau gua nak pertahan kan hak gua...Kalau gua tahu sesuatu tu akan menyumbang sesuatu yang tak baik dalam hubungan gua..gua amik langkah pencegahan awal...rawat sebelum parah..Arghh manusia memang selalu sangka dia betul..termasuk la gua..Tapi betul ke cara berkawan macam tu?kalau bergayut iin the middle of the nite tu kira kawan la yerk...tak tau la pulak cara berkawan zaman sekang macam tu...sekali dua tak per...tapi kerap kali..jika sebelah pihak jer tak per..tapi sama-sama naik...lu orang pk cam mana?

Gua jeles lebih...jeles tak tentu pasal..gua jerk yg jenis cemburu buta..cemburu rabun..cemburu juling...semua nya gua...sebut jerk ketagori jeles gua punya la tu...angle kata anggap jerk ex u sebagai teman tapi mesra ek...terima kasih la angle...tapi kalau dah menyakit kan hati teman tapi mesra menda nya..sekang ni memang gua sorang..tak da sapa nak cool down kan gua..nak buat gua rasa selesa..teman untuk berbicara..gua tak da sapa beb yang boleh gua sandar kan kecamuk nya hati,luluh nya perasaan hati bagai terkena bom berantai yg macam kat lubnan tu...tapi adakah angle paham?Tak boleh ke bagi kata-kata semangat...bagi macam mana konfident nya lu dulu kat gua...masa gua bersenang lenang ngan lu dulu..nak jaga perhubungan ni..sama-sama jaga..tapi akhir nya lu yang undang perkara yang tak sihat dalam benda ni..bila gua cuba nak buang perkara tu lu pertahan kan...lu orang rasa bagaimana?

Dah lah tu...cukup la...Gua tak nak la kisah rumah tangga gua orang tahu...gua kena perbaiki diri...apa lagi yang tak cukup pada gua...opss memang banyak kekurangan..ok lah..jumpa lagi...

Wednesday, September 06, 2006

Putus Kasih Namun Kawan Tidak

Assalamualaikum...

Lama gak tak taip kat sini...

Gua kembali single...Pedih,SEdih..but life goes on..

adakala nya apa yg kita suka tak semesti nya jadi milik kita...itu la kehidupan..

Semoga gua tabah untuk menghadapi dugaan hebat ini..aamiiin..

Monday, September 04, 2006

Bosan gilerr!!!

Bosan la gua hari ni...sebab hari ni hari isnin...

mana gua nak lari ni...